ROMEOJULIET VERSI JAWA (CERITA CINTA ASLI DARI PATI) RARA MENDUT DAN PANACITRA by sinau bareng on. Selasa, Februari 24, 2015 Dengan menulis di media blog ini, aku bebas bercerita dengan gayaku. Pesan singkat seperti di atas kerap kali masuk di smartphone oppo F7 milikku. Pesan yang dikirim melalui aplikasi chat tersebut berisi me CeritaRomeo dan Juliet diawali dengan perselisihan antara dua keluarga, yaitu keluarga Motague dan Capulet. Kedua keluarga tersebut sangatlah terkenal, hebatnya perselisihan kedua keluarga tersebut membuat pangeran Verona mengambil sebuah tindakan ancaman hukuman mati apabila perselisihan tersebut terus berlanjut. Sejalandengan itu, apa Romeo dan Juliet tentang ringkasan singkat? Romeo and Juliet adalah drama yang ditulis oleh Shakespeare. Ini adalah kisah cinta yang tragis di mana dua karakter utama, Romeo dan Juliet , seharusnya menjadi musuh bebuyutan tetapi jatuh cinta. Romeo Montague dan teman-temannya mengadakan pesta Capulet dan Romeo bertemu Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Cerita berawal dari depresi yang dialami Romeo, karena cinta Romeo pada salah satu keponakan Capulet, Rosaline, tak berbalas. Atas bujukan Benvolio dan Mercutio, Romeo akhirnya bersedia menghadiri pesta dansa keluarga Capulet demi bisa bertemu dengan Rosaline. Namun di pesta itu Romeo melihat Juliet untuk pertama kalinya, dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Cinta Romeo pada Juliet ternyata tak bertepuk sebelah tangan. Romeo me-nyelinap ke taman keluarga Capulet dan mendengar Juliet yang mengumandangkan cintanya pada Romeo dari balkon kamarnya, tanpa memedulikan permusuhan keluarga mereka. Dengan bantuan Pendeta Lauurence, Romeo dan Juliet menikah secara diam-diam keesokan harinya. Pendeta Laurence berharap dapat meng-hentikan permusuhan keluarga Montague dan Capulet dengan menikahkan Romeo dan Juliet. Tybalt, sepupu Juliet, menantang Romeo berduel, dan berakhir dengan kematian Tybalt. Pangeran Verona yang mengetahui peristiwa ini segera menghukum Romeo dengan mengusirnya dari Verona. Di saat bersamaan, kedua orang tua Juliet malah menerima pinangan Count Paris untuk Juliet. Juliet yang putus asa menenggak ramuan yang membuatnya seolah-olah tewas selama dua hari. Namun sang utusan yang seharusnya menyampaikan pesan itu pada Romeo tak kunjung datang hingga Romeo beranggapan bahwa Juliet telah benar-benar tewas. Ia yang tak bisa hidup tanpa Juliet menenggak racun dan tewas. Tak lama kemudian Juliet terbangun, dan ketika melihat belahan jiwanya telah tergeletak tak berdaya, ia mengambil pisau dan menghujamkannya ke tubuhnya. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. [caption caption="Romeo dan Juliet, Tak Terpisahkan. Sumber mau kah engkau menungguku, malam ini saja di tepian itu Ku ingin bersamamu Biar aku bisa membelaimu dan menjelajah cinta yang terpatri dalam hatimu Aku ingin engkau mengetahui, kalau cintaku tidak akan pernah mati Dan engkau bisa merasakan kasmaranku teramat sangat ketika iniJikalau pun aku harus menyebrangi lautan, aku kan sebrangi Jikalaupun aku harus mendaki gunung tertinggi, aku kan daki Jikalaupun aku harus menuruni lembah terdalam, akan kulalui Badai dan halilintar tak akan menyurutkan langkahku Sebab cintaku abadi untukmu….” Begitulah sebuah puisi rindu tersemat dalam surat cinta seorang lelaki kepada wanita pujaannya. Tercium bau kasmaran yang teramat sangat. Kerinduan sang lelaki sudah membuncah. Inginnya dia selalu dekat dengan kekasihnya itu. Dia sanggup melalui semua rintangan dan halangan yang berada didepannya. Kekuatannya berasal dari cinta yang bersemi di sanubari. Setiap halangan yang membentuk jarak antara dia dan sang kekasihnya akan dihancurkan. Tidak ada sesuatu pun yang bisa memisahkan sang lelaki dari pujannya. Dia berjanji bahwa cintanya akan selalu menyala dan terus menyala, hingga nanti. Matipun dia akan rela, ketika kasmarannya sudah diubun-ubun. Inikah yang disebut cinta sejati?Dalam hikayat kehidupan kita, cinta sejati selalu identik dengan kisah cinta Romeo dan Juliet. Dikisahkan Romeo dan Juliet terlibat kisah cinta yang tidak berijin. Keduanya berasal dari dua keluarga yang secara tradisional sudah bermusuhan, Capulates dan Montagues, di kota Verona di Italia. Sepasang manusia itu saling mencintai, akan tetapi cinta mereka terlarang bagi kedua dan Juliet akhirnya harus melakukan cara sembunyi-sembunyi untuk memuaskan kerinduan mereka. Dengan diam-diam tanpa sepengetahuan kedua keluarga, Romeo sering memadu kasih dengan sang pujaan hati, belahan jiwanya, di istana keluarga Juliet. Tidak ada sedetik pun waktu terlewatkan tanpa Romeo mengangeni Juliet. Baginya berpisah dengan Juliet adalah sebuah lonceng kematian. Lonceng yang akan menentukan akhir dari kasmaran mereka. Berpisah semalam pun menjadi sebuah siksaan yang maha dahsyat.“Good night, good night! Parting is such sweet sorrow. That I shall say good night till it be morrow” ujar Juliet, ketika dia melepaskan sang pujaan ditelan malam untuk kembali kerumahnya Tidak berbeda dengan Juliet, Romeo juga merasa merana dan nelangsa yang teramat sangat. Dia katakan, “Hence will I to my ghostly father's cell”. Bagi Romeo, rumah bapaknya bagaikan sebuah penjara yang mengungkung cintanya kepada Juliet. Penjara yang mengurung dirinya, tetapi tidak cinta dan imajinasi dan mimpi-mimpi indah tentang gairah cinta yang sedang membuncah. Gairah yang selalu menguatkannya untuk selalu memanjat tembok rumah keluarga Capulet yang licin berlumut untuk menemui kekasihnya. Juliet masih mematung di balconi rumahnya, hingga tubuh Romeo benar-benar hilang di kegelapan malamSingkat cerita, dikisahkan pula di akhir, dalam upaya untuk lari dari kawin paksa, Juliet meminum semacam ramuan untuk membuatnya mati suri dan keluarganya akan menyangka dia tewas. Berita kematian palsu ini tidak sampai ke Romeo dengan sempurna. Romeo kemudian pergi ke makam palsu Juliet. Karena kesedihannya, Romeo meminum racun, bunuh diri. Mati. Juliet, karena kesengaraan yang tiada tara, mengakhiri hidupnya, juga bunuh diri meminum racun. Kali ini racun beneran. Juliet pun mati. Kisah kasih Romeo dan Juliet ini telah menjadi cerita abadi tentang cinta sejati sepasang lain yang agak sama adalah cinta antara Rose dan Jack Dowson, yang dalam film Titanic diperankan oleh Leonardo Dicaprio dan Kate Winslet. Meskipun kisah ini sebenarnya hanya rekaan, menjadi lambang cinta sejati karena kalimat “I jump you jump” yang diucapkan Rose menjelang tenggalamnya kapal ketakutannya, Rose mengatakan, “This water looks really cold and dangerous.”. “Don't worry, I'll be with you the whole time”, balas Jack. You jump, I jump, Jack! Ujar Rose lagi. Rose akan ikut kemanapun Jack pergi, bahkan jika tubuh Jack menembus lautan Pasifik yang membekukan. Rasa cintanya teramat kuat dan kasmaran yang masih menggelayut, membuatnya tidak rela untuk berpisah dari Jack, meskipun kematian adalah pasangan yang dikisahkan di atas berada di puncak kasmaran mereka. Kasmaran yang sangat mengikat dalam kisah cinta mereka yang singkat. Mereka merasa tidak bisa terpisahkan dari pasangannya. Berpisah, bahkan sedetik pun, rasanya menjadi sebuah mimpi buruk. Tindakan mereka menjadi tidak rasional. Tindakan menghilangkan nyawa karena cinta pada pandangan mayoritas kalangan adalah perbuatan sebuah hal yang apa itu cinta sejati? Menurut Abraham Maslow, salah seorang tokoh psikologi terkemuka, cinta sejati itu memang ada. Cinta sejati adalah ketika kita mencintai diri orang lain apa adanya dan tidak mencintai diri sendiri. Cinta sejati itu tidak egois dan mau menang sendiri. Cinta sejati memunculkan kepuasan dan kebahagian bagi yang mencintai. Adanya rasa hormat dan saling memperhatikan bahkan saling memotivasi dan mendorong. Kebahagiaan merupakan perpaduan antara apa yang terbaik untuknya dan apa yang diinginkan untuk diri sendiri. Pemahaman terhadap diri sendiri dan orang yang dikasihi secara seimbang. Perhatian terhadap yang dicintai tidak akan berakhir. Kita menghormati yang kita cintai sebagai pribadi yang terpisah dari diri kita bukan untuk dimanipulasi, dikuasai atau dikontrol pandangan Maslow, cinta sejati adalah cinta yang menempuh waktu, tertempa oleh waktu, kebersamaan yang tidak singkat sehingga seluruh proses yang dijabarkan di atas dapat dilalui. Dalam kisah Romeo dan Juliet serta Jack and Rose, mereka tidak pernah merasakan hidup dalam sebuah pernikahan, sebuah bahtera rumah tangga dimana cinta itu kemudian diuji. Dimana perselisihan muncul. Kadang kesal tiba dan merusak rasa. Kecemburuan kadang mengganggu. Masalah daftar cicilan bisa merusak barang-barang di rumah. Dimana masalah mengurus anak menguras emosi dan tenaga. Belum menghadapi gangguan dari tetangga, yang menguji kesabaran. Mereka tidak pernah mengalaminya, karena hidup mereka berakhir di kala mereka belum menempuh semuanya itu. Dikala di puncak sejati bukanlah sesuatu yang terjadi pada suatu saat yang singkat, tetapi harus teruji oleh berbagai permasalahan dalam rentang waktu yang cukup lama. Pada kenyataanya, pada saat pendekatan hingga kasmaran tertinggi, adalah saat dimana masing-masing pasangan kekasih menunjukkan yang terbaik dari dirinya dan pada puncaknya rasionalitas dengan pemikiran di atas, bahwa cinta tidak dapat dikatakan sejati hanya karena adanya pernikahan, namun seberapa kuat pertahanan cinta mereka dalam ikatan pernikahan dengan saling menjaga, saling berkasih sayang, saling pengertian sampai akhirnya kematian bermain-main dengan semantik, kata sejati adalah kata yang bermakna tidak akan berubah, tulen, asli, murni, tidak lancung dan tidak campuran, sebagaimana diutarakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Makna kata tersebut mengandung suatu ketahanan yang tidak akan berubah oleh waktu dan abadi. Jika disandingkan dengan cinta menjadi cinta sejati, itu memiliki arti cinta yang tidak akan berubah, cinta yang tulen, cinta yang asli, cinta yang tidak lacung dan cinta yang tidak campuran. Lalu, kalau tidak teruji dengan masa, layakkah disebut cinta sejati?Lalu, apa yang terjadi dengan Romeo dan Juliet? Kenapa Romeo harus bunuh diri karena melihat kuburan palsu Juliet. Lalu kenapa Juliet ikut-ikutan bunuh diri dengan alasan tidak kuat ditinggal mati. Sama juga dengan Rose. Kenapa kemudian Rose dengan semangat’ akan mengikuti Jack, jika Jack melompat ke laut yang ganas yang siap menerkam tubuhnya dan membunuhnya? Atau, apakah cinta memang bisa membunuh. Atau mereka sedang gila karena cinta?Kejadian emosi yang berlebihan dapat mengakibatkan kegilaan sesaat yang mengakibatkan seseorang melakukan tindakan-tindakan tidak masuk akal. Emosi berlebihan ini menghilangkan kemampuan untuk berfikir dengan baik. Jatuh cinta dan kasmaran adalah saat dimana semuanya seperti terasa indah dan emosi yang terpusat pada pasangan. Tidak ada yang ada, yang ada hanya kita. Kurang lebih seperti itu yang dirasakan oleh pasangan kekasih yang lagi kasmaran. Semuanya menjadi mudah dan indah, dan sekaligus menjadi menyiksa ketika berpisah bahkan satu detik Novel berjudul Captaion Correlli’s Mandolin, yang ditulis pada tahun 1994 oleh penulis Inggris Louis de Bernières, mengatakan jatuh cinta itu adalah kegilaan sesaat. Cinta seperti letusan gunung api, meledak kemudian akan hilang. Cinta itu memang demikian. Ketika cinta itu berada pada titik kulminasinya, cinta bisa menghancurkan seperti sebuah gunung api yang meluapkan laharnya. Lahar panas yang menghantam semua yang berada di pada akhirnya, ketika cinta mereka menghanguskan tubuh-tubuh penuh kasmaran itu karena sengsara tiada tara oleh perpisahan raga tanpa melewati masa mengujinya, maka cinta itu belumlah disebut cinta sejati. Sejatinya, cinta Romeo dan Juliet, harus digugat. Cinta mereka bukanlah cinta sejati, tetapi hanyalah kegilaan begitulah adanya, zaman telah mentahbiskan kisah Romeo dan Juliet sebagai kisah cinta sejati sepanjang masa. Mungkin paling sejati. Meskipun cinta mereka hanya berada terjadi dalam waktu yang singkat dan berakhir dengan sebuah kekonyolan’. Bahkan, banyak pasangan kekasih ingin memiliki cinta seperti Romeo dan Juliet. I die you die. Padahal, kematian oleh cinta itu adalah produk dari kegilaan sesaat yang disemburkan oleh emosi karena cinta yang membara dan kasmaran yang tak tertahan. 1 2 3 Lihat Lyfe Selengkapnya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kisah Romeo dan Juliet merupakan kisah roman percintaan yang menjadi karya masterpiece dari William Shakespeare. Kisah ini sangat terkenal ke seantero dunia. Meski terdapat beberapa kisah yang mirip dengan ini seperti; Qais dan Laila dari kawasan Timur Tengah, Bandung Bondowoso dan Loro Jongrang dari Tanah Jawa, namun Kisah Romeo dan Juliet paling terkenal. Karya masterpiece dari William Shakespeare ini telah sukses diadaptasi ke dalam beberapa bentuk karya seperti; drama, musikal, film, dan opera, bahkan syair lagu yang terinspirasi dari kisah tersebut. Cerita tersebut berlatar belakang dari dua keluarga terpandang yang saling bermusuhan sejak lama. Romeo yang berasal dari Keluarga Montague mencintai Julia yang berasal dari Keluarga Capulet. Mulanya Romeo jatuh hati kepada Rosaline yang berasal dari Keluarga Capulet. Pada sebuah pesta yang diadakan oleh Keluarga Capulet, dimana Romeo ikut hadir sebagai tamu tak diundang dengan menyamar, perhatian Romeo berpindah ke penampilan Julia yang sangat mempesonanya. Romeo jatuh cinta kepada Julia pada pandangan pertama. Menurut cerita Julia kala itu berumur 13 tahun, sedangkan Romeo berusia 15 tahun. Baik Romeo maupun Julia saling mengagumi satu sama lain. Namun keduanya harus kecewa dikarenakan keluarga nereka saling bermusuhan. Kondisi keluarga mereka tersebut tak menghalangi keduanya untuk bersatu meski mendapat ancaman dan kekerasan dari keluarga masing-masing. Dengan bantuan teman Romeo, yaitu Frater Lawrence, mereka menikah secara diam-diam. Sayangnya di tengah kebahagiaan tersebut, salah seorang sahabat Romeo meninggal ditangan sepupu Julia, Tybalt. Romeo yang awalnya tidak lagi menyimpan dendam untuk keluarga Capulet, akhirnya membalas dengan membunuh Tybalt. Pembalasan dendam atas sahabatnya itu oleh Romeo memperbesar api permusuhan antara Capulet dan Montague. Ayah Julia yang tidak mengetahui pernikahan putrinya, memutuskan untuk menikahkan Julia dengan seorang pemuda bernama Paris. Cinta yang ditentang oleh keluarganya membuat Julia putus asa. Ia pun berkonsultasi dan membuat rencana dengan Frater Lawrence. Saran Frater Lawrence kepada Julia agar ia berpura-pura menyetujui pernikahan yang diatur ayahnya. Namun ketika pagi hari menjelang pernikahan, dia harus minum ramuan yang akan membuatnya tampak seperti sudah meninggal, karenanya ia dimasukkan ke dalam lemari besi penguburan Keluarga Capulet. Selanjutnya Frater pun akan mengirimkan Romeo untuk menyelamatkannya. Romeo yang sudah menjadi suami Julia karena pernikahan diam-diam, mengetahui kabar istrinya telah meninggal dari orang lain tanpa mengetahui rencana yang telah diatur oleh Frater Lawrence dan Julia. Hati Romeo pun hancur. Ia pun pergi untuk melihat Julia buat terakhir kalinya. Disana Romeo dihadang oleh Paris, mereka pun berduel yang mengakibatkan Paris terbunuh di tangan Romeo. Menyaksikan tubuh Julia yang terbaring seperti mayat, Roneo menelan racun yang dibelinya lalu mati seketika. Julia yang sebenarnya tidak mati pun terbangun dengan sebuah harapan kosong. Ia justru melihat tubuh suaminya yang sudah tak bernyawa. Merasa tak lagi memiliki harapan untuk hidup, Julia mengambil belati Romeo dan membunuh dirinya dengan benda tersebut. Sebuah kisah percintaan yang sangat mengharu biru, menguras emosi, dan berakhir dengan tragis. Terdapat beberapa hal yang tak pantas ditiru dari kisah percintaan antara Romeo dan Julia ini, antara lain; -Percintaan kedua insan berlainan jenis tersebut tak ubahnya cinta monyet, cinta anak ingusan; pria berusia 15 tahun, wanitanya 13 tahun. -Romeo yang sangat mudah berpindah ke lain hati disebabkan Julia lebih mempesona daripada Rosaline. -Menikah secara ilegal, tanpa adanya persetujuan dari wali nikah, tanpa saksi-saksi kecuali Frater yang menikahkan mereka. Perilaku Frater Lawrence tersebut sangat tidak pantas ditiru oleh siapa saja yang berstatus tokoh agama. -Romeo yang pendendam, dengan mudahnya membunuh; Tybalt dan Paris. -Baik Romeo maupun Julia yang tak menggunakan nalar dan akal sehat; bunuh diri yang sangat dilarang oleh agama terutama agama dari rumpun Ibrahimik Samawi. 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya

cerita singkat romeo dan juliet